Dijual Villa Joglo Komersil 3 Unit di Kenderan Tegalalang Ubud Bali Harga Rp 13 Miliar Nego

Mencari properti villa komersil di Bali yang memiliki karakter unik, lahan luas, lingkungan alami, dan masih aktif beroperasi merupakan peluang yang cukup menarik bagi investor yang ingin masuk ke sektor pariwisata dan hospitality. Salah satu properti yang layak dipertimbangkan adalah villa joglo komersil yang berada di Kenderan, Tegalalang, Ubud, Bali. Properti ini ditawarkan dengan harga Rp 13 miliar dan masih dapat dinegosiasikan. Dengan luas tanah mencapai 2.270 meter persegi dan luas bangunan sekitar 200 meter persegi, properti ini menawarkan kombinasi antara aset tanah yang luas, bangunan villa bernuansa tradisional, fasilitas kolam renang, taman, serta bisnis akomodasi yang masih berjalan.

 

 

Kawasan Kenderan Tegalalang Ubud dikenal sebagai salah satu area yang menawarkan suasana Bali yang lebih tenang dan alami. Berbeda dengan kawasan wisata yang sangat padat, Kenderan memberikan nuansa pedesaan dengan lingkungan hijau dan atmosfer yang cocok untuk pengembangan villa, resort, retreat, dan akomodasi wisata. Karakter kawasan seperti ini menjadi salah satu alasan mengapa properti villa di Ubud tetap banyak diminati oleh wisatawan yang mencari ketenangan dan pengalaman menginap yang lebih dekat dengan alam.

 

 

 

Villa dijual di Kenderan Tegalalang Ubud ini memiliki keunggulan utama berupa luas tanah 2.270 meter persegi. Ukuran lahan tersebut tergolong luas untuk sebuah properti villa komersil di kawasan Ubud. Lahan yang besar memberikan banyak kemungkinan bagi pemilik baru untuk mempertahankan konsep yang sudah ada maupun melakukan pengembangan tambahan sesuai dengan ketentuan tata ruang dan perizinan yang berlaku. Area yang luas juga membuat suasana villa terasa lebih lega, private, dan tidak terlalu berdekatan dengan bangunan lain.

 

 

 

Di atas lahan tersebut telah berdiri tiga unit villa dengan konsep joglo. Bangunan joglo memberikan karakter arsitektur yang berbeda dari villa modern pada umumnya. Bentuk bangunan yang mengedepankan nuansa tradisional memberikan kesan hangat, alami, dan eksotis. Konsep tersebut sangat relevan dengan pasar wisata Ubud yang banyak mencari pengalaman khas Bali, bukan sekadar tempat menginap. Villa joglo dapat menjadi identitas yang kuat bagi sebuah akomodasi dan berpotensi menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan pemasaran.

 

 

 

Ketiga unit villa tersebut memiliki total tiga kamar tidur dan tiga kamar mandi. Setiap unit dapat memberikan pengalaman menginap yang lebih private bagi tamu. Selain itu, tersedia tiga kolam renang yang menjadi salah satu fasilitas unggulan properti ini. Kolam renang merupakan fasilitas yang sangat diminati dalam bisnis villa Bali karena dapat memberikan pengalaman rekreasi sekaligus menjadi salah satu elemen visual yang menarik untuk kebutuhan promosi melalui media sosial dan platform pemesanan akomodasi.

 

 

 

Konsep villa dengan private pool dan garden luas sangat cocok untuk pasar wisatawan yang datang ke Ubud untuk beristirahat, menikmati alam, melakukan aktivitas wellness, maupun mencari suasana romantis dan tenang. Dengan penataan yang tepat, setiap unit villa dapat memiliki karakter tersendiri sehingga memberikan pengalaman berbeda bagi tamu. Keberadaan taman yang luas juga dapat dimanfaatkan untuk menciptakan area outdoor seperti tempat duduk santai, ruang yoga, area sarapan, atau ruang aktivitas lain selama tetap sesuai dengan konsep dan ketentuan properti.

 

 

 

Selain unit villa, properti ini memiliki lobby yang menjadi bagian penting dari fasilitas komersil. Lobby dapat digunakan sebagai area penerimaan tamu, tempat check in, ruang tunggu, sekaligus area untuk memberikan informasi mengenai fasilitas dan aktivitas yang tersedia. Dengan konsep joglo dan lingkungan hijau, lobby juga dapat dirancang sebagai bagian dari pengalaman tamu sejak pertama kali datang ke properti.

 

 

 

Area garden luas menjadi salah satu nilai tambah yang sulit dipisahkan dari konsep villa di Ubud. Banyak wisatawan memilih Ubud karena ingin merasakan suasana hijau, tenang, dan dekat dengan alam. Oleh karena itu, keberadaan taman yang luas bukan hanya menjadi pelengkap, tetapi dapat menjadi bagian penting dari daya tarik bisnis. Taman yang terawat dapat memberikan suasana sejuk dan nyaman sekaligus menciptakan banyak titik menarik untuk fotografi.

 

 

 

Properti ini juga telah dilengkapi dengan area car parkir sehingga memberikan kemudahan bagi tamu dan pengelola. Akses kendaraan menjadi pertimbangan penting dalam memilih villa komersil di Ubud, terutama bagi wisatawan yang menggunakan kendaraan pribadi, mobil sewaan, atau layanan transportasi dengan driver. Area parkir yang tersedia membuat operasional villa menjadi lebih praktis dan nyaman.

 

 

 

Untuk kebutuhan listrik, properti memiliki daya sebesar 7.700 watt. Kapasitas listrik tersebut dapat menunjang berbagai kebutuhan operasional villa, termasuk penggunaan pendingin ruangan, penerangan, peralatan elektronik, pompa air, fasilitas kolam renang, serta kebutuhan lainnya. Properti juga menggunakan sumber air dari sumur bor. Ketersediaan sumber air menjadi salah satu faktor penting dalam bisnis villa karena kebutuhan air digunakan setiap hari untuk kamar mandi, kebersihan, taman, kolam renang, dan operasional lainnya.

 

 

 

Fasilitas WiFi juga tersedia di dalam properti. Pada era digital seperti sekarang, koneksi internet merupakan fasilitas yang sangat penting bagi bisnis akomodasi. Banyak wisatawan membutuhkan internet untuk bekerja, berkomunikasi, melakukan perjalanan digital, mencari informasi wisata, maupun membagikan pengalaman mereka selama berada di Bali. Ketersediaan WiFi dapat membantu meningkatkan kenyamanan tamu sekaligus mendukung operasional pengelola villa.

 

 

 

Salah satu hal yang membuat properti ini menarik bagi investor adalah statusnya yang masih beroperasi. Artinya, properti bukan sekadar tanah kosong atau bangunan yang belum memiliki aktivitas bisnis, tetapi telah digunakan sebagai villa komersil. Kondisi ini memberikan peluang bagi calon pembeli untuk meneruskan konsep bisnis yang sudah berjalan. Tentunya calon investor tetap perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap performa usaha, tingkat okupansi, pendapatan, biaya operasional, serta aspek lain sebelum mengambil keputusan investasi.

 

 

 

Investasi villa di Ubud Bali memiliki daya tarik karena Ubud merupakan destinasi yang dikenal dengan seni, budaya, alam, wellness, kuliner, dan pengalaman wisata yang lebih tenang. Segmen wisatawan yang datang ke Ubud juga cukup beragam, mulai dari pasangan, keluarga, wisatawan mancanegara, digital nomad, hingga wisatawan yang mencari retreat. Hal ini memberikan peluang bagi pemilik villa untuk menentukan target pasar yang lebih spesifik.

 

 

 

Konsep joglo dapat menjadi salah satu strategi positioning yang menarik. Ketika banyak villa menawarkan konsep modern minimalis, properti dengan karakter arsitektur tradisional dapat memiliki identitas yang lebih kuat. Konsep tradisional Bali dan Jawa yang dipadukan dengan fasilitas modern dapat menciptakan pengalaman menginap yang berbeda. Dengan branding yang tepat, villa ini dapat dipasarkan sebagai boutique villa dengan nuansa tradisional, private getaway, nature retreat, atau akomodasi eksklusif di kawasan Ubud.

 

 

 

Dari sisi lingkungan, properti berada di kawasan yang dikelilingi oleh berbagai akomodasi villa dan hotel. Lingkungan seperti ini menunjukkan bahwa kawasan Kenderan Tegalalang telah memiliki aktivitas pariwisata dan hospitality. Keberadaan properti seperti Kenran Resort dan The Kayon di lingkungan sekitar menjadi salah satu gambaran bahwa area tersebut memiliki daya tarik untuk pengembangan akomodasi wisata. Namun, calon pembeli tetap disarankan melakukan pengecekan langsung mengenai jarak, akses, kondisi lingkungan, serta perkembangan kawasan sebelum melakukan transaksi.

 

 

 

Selain sebagai bisnis villa, properti ini juga dapat menjadi aset jangka panjang. Tanah dengan luas 2.270 meter persegi memberikan nilai strategis tersendiri. Pemilik baru memiliki kesempatan untuk mempertahankan tiga unit villa yang sudah ada sambil mengevaluasi kemungkinan optimalisasi lahan di masa depan. Pengembangan tersebut tentu harus mengikuti aturan zonasi, perizinan, tata ruang, dan ketentuan pemerintah daerah yang berlaku.

 

 

 

Untuk aspek zonasi, properti ini berada di zona kuning. Informasi mengenai zonasi menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan sebelum membeli properti komersil di Bali. Zona kuning memiliki ketentuan pemanfaatan tertentu sehingga calon pembeli sebaiknya melakukan pengecekan resmi mengenai peruntukan lahan dan kemungkinan pengembangan bangunan. Selain itu, PBG dan SLF untuk properti ini masih dalam proses. Semua dokumen dan proses legalitas perlu diverifikasi secara menyeluruh sebelum transaksi dilakukan.

 

 

 

Bagi investor, proses due diligence merupakan langkah yang sangat penting. Pemeriksaan dapat mencakup dokumen kepemilikan tanah, luas dan batas tanah, status zonasi, legalitas bangunan, proses PBG dan SLF, akses jalan, sumber air, listrik, kondisi bangunan, serta status operasional bisnis. Pemeriksaan secara langsung bersama notaris atau profesional terkait dapat membantu memastikan transaksi dilakukan secara aman dan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

 

 

Dari sisi konsep bisnis, villa ini memiliki beberapa elemen yang dapat dikembangkan. Tiga unit villa dapat diarahkan sebagai akomodasi private dengan kapasitas terbatas sehingga memberikan kesan eksklusif. Kolam renang pada setiap unit dapat menjadi nilai jual utama. Garden yang luas dapat dimanfaatkan sebagai area aktivitas outdoor. Lobby dapat dikembangkan menjadi area pelayanan yang lebih representatif. Sementara konsep joglo dapat dijadikan identitas utama dalam branding dan pemasaran digital.

 

 

 

Strategi pemasaran juga dapat diarahkan melalui berbagai kanal digital. Foto profesional, video drone, virtual tour, website, media sosial, serta platform pemesanan akomodasi dapat digunakan untuk memperkenalkan properti kepada calon tamu. Keunikan bangunan joglo, luas lahan, taman, kolam renang, dan suasana Kenderan dapat menjadi materi promosi yang kuat. Pengelolaan ulasan tamu dan kualitas pelayanan juga penting untuk membangun reputasi bisnis dalam jangka panjang.

 

 

 

Harga Rp 13 miliar nego memberikan kesempatan bagi calon investor untuk melakukan pembicaraan langsung dengan pemilik. Dengan luas tanah 2.270 meter persegi, luas bangunan 200 meter persegi, tiga unit villa joglo, tiga kamar tidur, tiga kamar mandi, tiga kolam renang, lobby, garden luas, car parkir, listrik 7.700 watt, sumur bor, WiFi, serta bisnis yang masih beroperasi, properti ini menawarkan paket yang cukup lengkap untuk investor yang mencari villa komersil di Ubud.

 

 

 

Villa joglo Kenderan ini juga dapat menjadi pilihan bagi investor yang ingin memiliki properti dengan konsep yang tidak terlalu generik. Arsitektur joglo memberikan sentuhan tradisional yang dapat dipadukan dengan fasilitas modern. Lingkungan hijau dan suasana alami menjadi pendukung yang sesuai dengan karakter Ubud sebagai destinasi wisata yang menawarkan ketenangan dan pengalaman budaya.

 

 

 

Secara keseluruhan, villa dijual di Kenderan Tegalalang Ubud Bali ini memiliki sejumlah keunggulan yang menarik untuk dipertimbangkan. Luas tanah yang besar, tiga unit villa joglo, tiga kolam renang, garden luas, lobby, area parkir, fasilitas listrik dan air, WiFi, serta status bisnis yang masih beroperasi menjadikan properti ini bukan hanya sebuah tempat tinggal, tetapi juga aset komersil yang memiliki potensi pengembangan.

 

 

 

Bagi Anda yang sedang mencari investasi properti Bali, villa dijual di Ubud, villa komersil Tegalalang, villa joglo Kenderan, atau properti hospitality dengan lahan luas di Ubud Bali, properti ini dapat menjadi salah satu pilihan yang layak untuk diperiksa secara langsung. Dengan harga penawaran Rp 13 miliar yang masih nego, kesempatan untuk melakukan negosiasi dapat menjadi bagian dari proses investasi.

 

 

 

Pada akhirnya, membeli villa komersil di Bali bukan hanya tentang memiliki bangunan yang indah, tetapi juga tentang memilih lokasi, memahami potensi pasar, memperhatikan legalitas, dan melihat peluang bisnis dalam jangka panjang. Kenderan Tegalalang Ubud menawarkan suasana yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan yang mencari ketenangan dan alam. Dengan konsep villa joglo yang unik dan lahan luas 2.270 meter persegi, properti ini memiliki karakter yang dapat dikembangkan menjadi bisnis hospitality yang menarik.

 

 

 

Villa joglo komersil di Kenderan Tegalalang Ubud Bali ini merupakan peluang bagi investor yang ingin memiliki aset properti dengan konsep tradisional, lingkungan alami, fasilitas lengkap, serta bisnis yang masih berjalan. Harga Rp 13 miliar nego, luas tanah 2.270 meter persegi, tiga unit villa joglo, tiga kolam renang, garden luas, lobby, area parkir, listrik 7.700 watt, sumur bor, WiFi, dan lokasi di kawasan villa serta hotel menjadikan properti ini patut masuk dalam daftar pilihan bagi calon investor yang sedang mencari properti komersil di Ubud Bali.

Leave a Comment